Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Pakde Djoko 
  • 2
Gender
Laki-laki
Kota
Jakarta
Profesi
Penulis
Bergabung Sejak
28 Agustus 2015
Tulisan
46 Artikel
Dikomentar
-
Berkomentar
-
URL
Tentang Penulis
Seni Budaya, ruang baca, Essay, buku
Pakde Djoko 
Nama Depan
Nama Belakang
Gender
Laki-laki Perempuan
Kota
Profesi
Bergabung Sejak
28 Agustus 2015
Tulisan
46 Artikel
Dikomentar
0 Komentar
Berkomentar
0 Komentar
URL
Tentang Penulis

TERBARU

17 Juli 2017 13:30 WIB

Katolik dan Khilafah

Polemik Konferensi Pers Din Syamsudin (halal Bihalal DPP PAN 12 Juli 2017)

16 Juli 2017 06:08 WIB

Manusia-manusia Depresi

Manusia sekarang di mata depresian seperti dia adalah manusia – manusia yang kenyang mengunyah mimpi.

13 Juli 2017 14:26 WIB

Media Sosial dan Branding Diri

Sekarang media sosial adalah baris terdepan untuk menaikkan rating sebuah acara. Juga branding murah bagi yang ingin eksis menulis.

21 Mei 2017 14:08 WIB

Menapaki Kesunyian, Meresapi Partitur Kebangkitan

Kau lihat lukisan " Nyanyian Air Mata " ini, sebuah permenungan dari seniman yang melihat dengan mata bathinnya betapa biadabnya manusia...

10 Mei 2017 10:20 WIB

Seniman dan Radikalisme Agama

Meredam radikalisme agama dengan memberi jalan seni dan seniman berkiprah merupakan ide brilyan

26 April 2017 12:49 WIB

Wiji Thukul dan Unjuk Rasa Buruh

Sejarah mencatat Wiji Thukul adalah buruh dan penyair yang membuat penguasa saat itu( Orde Baru) merasa perlu untuk menyingkirkannya.

07 April 2017 03:15 WIB

Memahami Konflik Abadi Agama-agama di Dunia

Keyakinan juga merunut pada kepercayaan bahwa apa yang sedang dilakukan saat ini dengan nyaman adalah pilihan yang tepat

31 Maret 2017 10:54 WIB

Doa Sang Kafir Untuk Penjaga Surga

Mungkin kami adalah duri yang harus dicabut dari gelaran kulit anda yang sempurna.

28 Maret 2017 20:55 WIB

Putu Wijaya:Menulis Adalah Berjuang

Bukan hanya pahlawan, anak bangsa, pembela tanah air menulis bagi saya adalah berjuang

01 Maret 2017 12:37 WIB

Berpikir dulu Sebelum Menulis Status di Media Sosial

Saya kok merasa aneh dengan para penulis yang rajin diskusi di media sosial.