Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Mukhotib MD 
  • 3
Gender
Laki-laki
Kota
Magelang
Profesi
Freelancer
Bergabung Sejak
8 Februari 2012
Tulisan
71 Artikel
Dikomentar
4 Komentar
Berkomentar
2 Komentar
URL
Tentang Penulis
Pekerja sosial, jurnalis, fasilitator pendidikan kritis
Mukhotib MD 
Nama Depan
Nama Belakang
Gender
Laki-laki Perempuan
Kota
Profesi
Bergabung Sejak
8 Februari 2012
Tulisan
71 Artikel
Dikomentar
4 Komentar
Berkomentar
2 Komentar
URL
Tentang Penulis

TERBARU

13 April 2017 14:22 WIB

Penyandang Disabilitas; Jalan itu Masih Menyingkirkan

Infrstruktur jalan masih mengabaikana keberadaan penyandang disabilitas. Trotoar, sebagian besar belum memiliki guiding block bagi disabilitas netra.

30 Januari 2017 13:35 WIB

Dampak Besar Kebijakan Keimigrasian Trump

Demonstrasi ribuan orang menyambut kebijakan tidak populer Trump mengenai keimigrasian. Sebuah kekeliruan langkag dalam keinginannya melindungi warga AS

12 Januari 2017 12:20 WIB

Penulis Indonesiana Itu Menjadi Penulis Buku

Awalnya menulis ide-ide kreatif melalui blog indonesiana.tempo.co. Gus Rowi--nama pena Agus H Nahrowi, menerbitkan tulisan-tulisan itu dalam sebuah buku.

26 Agustus 2016 10:32 WIB

Berhaji Itu Baik, Lakukan dengan Cara yang Baik

Terdengar kabar, puluhan calon haji tak bisa meneruskan niat ibadahnya, terganjal paspor ilegal di Filipina. Kenapa harus dilakukan dengan cara tak baik?

25 Agustus 2016 19:12 WIB

Simposium 1965: Rekomendasi Disampaikan, Presiden Mau Apa?

Simposium 1965, akhirnya memastikan rekonsiliasi menjadi rekomendasi penyelesaian peristiwa 1965. Dua minggu Presiden menerimanya, respons belum juga ada.

14 April 2016 09:12 WIB

Tega, Jokowi di Istana, Tak Menemui Perempuan Kendeng

Perempuan Kendeng itu, akhirnya bersedia membuka pasungan semen di kakinya. Jokowi mengirim Teten Masduki menemui mereka, meski ada di dalam Istana.

12 April 2016 19:19 WIB

Bagi Perempuan Kendeng, Kaki-kaki Itu...

Ritual lamporan' warga petani Kendeng tak cukup kuat menolak pabrik semen. Perempuan Kendeng melakukan penanaman kaki mereka diadukan semen

04 April 2016 05:35 WIB

Intoleransi, Kemunduran Kepeloporan Indonesia

Mengikuti berita di media massa, off line dan on line, kita makin dibuat semakin pengap. Indonesia dipenuhi dengan praktik-praktik tindakan intoleran.

20 Maret 2016 20:37 WIB

Ketika Indonesiana Banjir Komunis

Meski komunis sudah mati, bahkan di negara asalnya, tampaknya di Indonesia masih cukup asyik untuk bahan diskusi, dan sebagiannya menunjukkan rasa takut.