Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Nizwar Syafaat 
Gender
Laki-laki
Kota
Profesi
Bergabung Sejak
8 April 2018
Tulisan
14 Artikel
Dikomentar
-
Berkomentar
-
URL
Tentang Penulis
Nizwar Syafaat 
Nama Depan
Nama Belakang
Gender
Laki-laki Perempuan
Kota
Profesi
Bergabung Sejak
8 April 2018
Tulisan
14 Artikel
Dikomentar
0 Komentar
Berkomentar
0 Komentar
URL
Tentang Penulis
-

TERBARU

22 April 2018 07:30 WIB

Kartel di Balik Kisruh Beras

Kartel pangan sebagai penentu dan pengendali harga beras. Kisruh harga beras tahun ini terkait dengan impor beras.

20 April 2018 08:57 WIB

PUJIAN IMF, Fakta atau Ilusi?

Pujian IMF suatu ilusi karena tidak berdasarkan fakta.

19 April 2018 10:35 WIB

Neraca Pembayaran dan Eksistensi NKRI

Defisit neraca pembayaran mampu mengguncang pilar NKRI seperti kasus krisis 1998

17 April 2018 14:22 WIB

KLARIFIKASI PRESIDEN TENTANG ISU UTANG

Presiden sebelum Jokowi menciptakan utang tidak untuk membiayai APBN, tapi di era Jokowi sebaliknya.

16 April 2018 01:08 WIB

Kisruh Eggi Versus Istana

Kisruh Eggi vs Istana karena salah tafsir kritik Eggi tentang kemiskinan struktural. Tiga tahun pemerintahan Jokowi ketimpangan ekonomi masih stagnan.

13 April 2018 19:59 WIB

ORANG KAYA BANYAK MENIKMATI INFRASTRUKTUR!!!

Pembangunan infrastruktur yang terlalu progresif justru menimbulkan kesenjangan makin melebar, salah satu bukti makin gendutnya kekayaan 40 orang terkaya.

12 April 2018 07:30 WIB

METODE CUCI OTAK DAN “Terawan Theory”

Inovasi metode cuci otak dr Terawan belum mampu dijelaskan secara lugas dan tegas dasar iliahnya

11 April 2018 13:36 WIB

RE-DIFINISI SWASEMBADA PANGAN INDONESIA

Perlunya dilakukan re-definisi swasembada pangan dari regim benua kepada regimkepulauan agar swasembada pangan menjadi terjamin

10 April 2018 14:25 WIB

Impor dan Konsumsi Gula Berlebih

Saat ini impor gula yang berlebih menyebabkan konsumsi gula masyarakat berlebih di atas standar hidup sehat.

10 April 2018 10:36 WIB

MEMAKNAI RAKSASA EKONOMI INDONESIA 2030

Raksasa ekonomi Indonesia 2030 dengan PDB US$ 5.424 milliar, bukanlah ukuran akurat menilai pendapatan sebagian besar penduduknya.