Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Nasional  
Politik
indonesiana-tempoid-default
Maskusdiono 
-
Rabu 19 April 2017 20:06 WIB
Dibaca (4645)
Komentar (0)

Takbiran Anies-Sandi, Imam Besar Istiqlal: Tak Wajar

indonesiana-nasaruddin-umar1.jpg

Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar memberikan komentar terkait takbiran di beberapa masjid atas kemenangan Anies Sandi.

"Yang menang ya jangan jumawa atau takabur, kemenangan itu ujian loh sebenarnya. Dan, yang kalah juga jangan terlalu larut," ujar Nasarudin, Rabu (19/3).

Menurut Nasaruddin, dalam mensyukuri kemenangan Pilkada DKI Jakarta harus secara wajar. "Mensyukuri kemenangan harus secara wajar, yang penting janganlah merugikan pihak lain," ungkapnya.

Sayup-sayup di daerah Menteng, Jakarta Pusat, terdengar gema takbir dari sebuah masjid di daerah Pasar Rumput, Jakarta Selatan sehabis Magrib, Rabu (19/4).

Takbir tak hanya terjadi di Menteng, tapi hampir di beberapa titik di Jakarta. Suasananya pun sudah seperti malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Takbir itu sebagai ucapan syukur para simpatisan dan pendukung atas kemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua sesuai hasil hitung cepat.

Sontak, warganet (netizen) pun berkomentar ramai-ramai menyikapi lantunan takbir tersebut. Mereka heran mengapa takbir menggema di mana-mana? Sebab, takbiran yang dilakukan di luar Idul Fitri dan Idul Adha tak lazim dilakukan umat Muslim.

SUMBER TULISAN




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.