Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Bisnis  
Perbankan dan Keuangan
indonesiana-tempoid-default
Ardan Lutfi 
Sabtu 12 Agustus 2017 10:01 WIB
Dibaca (122)
Komentar (0)

CMA Bikin UMKM Jadi Lebih Bergengsi

indonesiana-Pemenang_CMA.jpg

Rabu 9 Mei lalu, Citi Indonesia bermitra dengan Mercy Corps Indonesia (MCI) menggelar Citi Microenterpreneurship Awards (CMA) 2016-2017 di Hotel Gran Mahakam. CMA adalah ajang pemberian penghargaan kepada pengusaha mikro dan Lembaga Keuangan Mikro berprestasi yang berasal dari seluruh Indonesia. Acara yang dihelat ke-12 kali ini inisiatif dan program unggulan Citi yang didanai oleh Citi Foundation. Selama penyelenggaraan CMA, ajang ini telah berhasil menarik lebih dari 5.500 pengusaha mikro serta telah memberikan penghargaan ke lebih dari 120 pengusaha mikro. 

Acara ini sejalan dengan program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah RI dalam mewujudkan Strategi Nasional Keuangn Inklusif (SNKI). Seperti diketahui Citi Fondation terus berkomitmen akan terus menggalakkan program CMA ini. 

Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada satu orang saja, tapi diberikan kepada pengusaha mikro yang terbagi dalam lima kategori, yaitu kategori Green untuk pengusaha yang menjalankan usahanya dengan ramah lingkungan, Agriculture untuk pengusaha yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan.

Selain itu, Service untuk pengusaha yang bergerak di bidang jasa dan layanan (termasuk kuliner), Fishery untuk pengusaha yang bergerak di bidang perikanan, dan Innovative untuk pengusaha kreatif yang memperkenalkan ide atau nilai tambah baru (termasuk fesyen dan kerajinan). 

CMA juga memberikan tiga penghargaan khusus, yaitu Young Microentrepreneur untuk pengusaha muda terbaik di bawah usia 30 tahun, Microentrepreneur of the Year untuk pengusaha terbaik dari semua kategori, dan Best Woman Microentrepreneur untuk pengusaha wanita terbaik. 

Dengan adanya CMA, diharapkan akan memberikan gairah baru, memunculkan para pengusaha baru, dan merangsang perkembangan UMKM di Indonesia. Hal itu pun menjadi fokus utama  Presiden Joko Widodo yang ingin mengentaskan kemiskinan dengan cara menghidupkan sektor riil melalui UMKM.

Ajang CMA ini juga sedikit banyak telah mengangkat “gengsi”UMKM di mata publik. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang menganggap enteng UMKM, padahal sektor ini memiliki andil yang cukup besar bagi perekenomian Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa pelaku usaha mikro memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi di Indonesia, dapat dilihat dari jumlahnya yang terus mengalami peningkatan. Disebutkan bahwa pada tahun 2013, terdapat 2.887.015 usaha mikro yang tersebar di seluruh Indonesia, jumlah tersebut terus meningkat dimana pada tahun 2015 mencapai angka 3.385.851 unit usaha mikro atau naik sekitar 17.3%. Selain itu, dengan adanya penghargaan tersebut makin banyak pengusaha mikro yang berlomba-lomba untuk mendapatkan gelar dari CMA. 

Acara CMA pun mendapat banyak apresiasi, salah satunya dari Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia Budi Mustopo menyatakan pihaknya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Citi Indonesia atas penyelenggaraan kegiatan ini bahkan telah secara konsisten berlangsung selama 12 tahun.

Menurutnya program ini memberikan kontribusi terhadap jumlah UMKM di Indonesia dimana 98,77% adalah usaha mikro. Harapannya, kolaborasi antara pemerintah dan Citi Indonesia dapat terjalin, dalam hal pelatihan dan pembinaan lebih lanjut bagi para pengusaha mikro Indonesia




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.