Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Bisnis  
Saham
indonesiana-Setyo
Setyo 
Selasa 12 September 2017 11:33 WIB
Dibaca (458)
Komentar (0)

Investor Juga Manusia, Takut Sekaligus Serakah

indonesiana-Takut.jpg

Selama masih hidup di dunia ini, kita tentu memiliki emosi. Itu sangat manusiawi sekali. Namun, di dunia investasi saham, ternyata ada dua emosi yang sebaiknya dijaga oleh para investor agar tidak merusak rencana investasinya. Kedua emosi tersebut yaitu ketakutan (Fear) dan keserakahan (Greed) yang berlebihan.

Rasa takut itu manusiawi. Tetapi, ketakutan yang berlebihan, itu baru yang tidak wajar dan harus dihindari oleh para investor. Ketakutan yang berlebihan biasanya dialami investor saat terjadi penurunan harga saham.

Menghadapi penurunan harga saham, investor harus mengendalikan ketakutannya. Investor yang bijak tentu tak perlu cemas dan takut secara berlebihan saat harga-harga saham yang dibelinya turun. Fluktuasi harga di pasar saham adalah hal yang lumrah.

Sayangnya, tak sedikit investor, terutama investor pemula, takut dan biasa buru-buru menjual saham yang dibelinya dengan dalih harganya terus turun dan tak mau rugi lebih banyak lagi.

Padahal, jika sedikit saja mau bersabar, bukan tidak mungkin harga sahamnya akan berbalik arah dan memberikan keuntungan yang besar pada kita. Menjaga emosi supaya tidak gampang membuat keputusan yang didasari rasa takut yang berlebihan adalah syarat utama saat investor menghadapi harga-harga saham yang dibelinya anjlok.

Sama halnya dengan ketakutan, keserakahan juga harus dihindari oleh para investor. Di dunia perdagangan saham, keserakahan investor itu muncul saat investor ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu singkat.

Keserakahan muncul begitu investor tahu ada saham yang naik drastis. Tanpa dasar pengetahuan yang cukup, banyak investor tergiur dan buru-buru membeli sahamnya.

Kalau ternyata itu hanya saham gorengan dan harganya langsung anjlok begitu kita beli, kita hanya bisa gigit jari. Kerugianlah yang kita dapatkan.

So, menyeimbangkan ketakutan dan keserakahan mutlak dilakukan oleh para investor. Jika tidak kita sebagai investor tidak akan pernah mendapatkan keuntungan.




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.