x

Iklan

Syarif Yunus

Pemerhati pendidikan dan pekerja sosial yang apa adanya
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Program Pensiun DPLK Gak Penting

Ada 7 dari 10 pensiunan yang bermasalah secara keuangan di masa pensiun. Kenapa bisa terjadi ?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Seberapa penting program pensiun DPLK untuk Anda?

Agak sulit menjawab pertanyaan itu. Karena  bila kita masih berjiwa konsumtif dan orientasinya hanya pada gaya hidup, maka program pensiun tidak penting. Apalagi bila mind set kita soal pensiun masih "gimana nanti" belum “nanti gimana”. Sudah pasti program pensiun, apapun  bentuknya, tidak penting jadinya.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Fakta 1 menunjukkan. Bahwa 7 dari 10 pensiunan di Indonesia mengalami masalah keuangan. Masa pensiun mereka tidak sebaik masa bekerja karena dana yang tersedia tidak cukup. Ini bukti bahwa program pensiun DPLK tidak penting di mata mereka.

 

Fakta 2 pun menegaskan program pensiun DPLK makin tidak penting lagi. Karena hasil riset yang mengungkap "73% pensiunan pada akhirnya bergantung kepada anak atau keluarganya". Itu terjadi karena si pensiunan tidak mempersiapkan masa pensiunnya. Bergantung kepada orang lain di masa pensiun tidak masalah apabila anak-anaknya atau keluarganya tergolong mampu. Tapi bila tidak mampu, bukankah akan menjadi beban bagi mereka?

 

Jadi seberapa penting program pensiun DPLK untuk Anda?

Mungkin patut dipahami terlebih dulu. Waktu dan masa hidup manusia itu terus berputar. Tahun demi tahun makin cepat berlalu. Sepertinya belum lama kita bekerja. Tapi tanpa terasa, tiba-tiba tidak berapa lama lagi kita akan segera memasuki usia pensiun. Bertahun-tahun bekerja, punya gaji dan mampu menafkahi keluarga. Tapi di saat masa pensiun tiba, gaji tetap setiap bulannya sudah tidak ada lagi. Apakah hidup di masa pensiun bisa sama seperti di masa bekerja? Sungguh, setiap pekerja butuh kesiapan mental akan hal ini. Siap secara mental untuk tidak bekerja lagi, tidak sibuk lagi dan bahkan tidak berpenghasilan lagi.

 

Selain siap mental, setiap pekerja pun harus siap dari segi keuangan untuk membiayai kehidupan di masa pensiun, saat tidak bekerja lagi. Oleh karena itu jawabnya, sangat penting untuk mempersiapkan program pensiun khususnya DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Agar tersedia jaminan finansial di masa pensiun, di samping adanya kesinambungan  penghasilan saat di hari tua.

 

Mengapa harus program pensiun DPLK?

Karena Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) merupakan lembaga Dana Pensiun untuk menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi perorangan, baik karyawan perusahaan maupun pekerja mandiri. Pekerja suatu perusahaan dapat menyisihkan sebagian dana setiap bulannya untuk disetor ke DPLK sebagai tabungan pensiun. Tentu, semakin cepat semakin baik karena dananya dapat berkembang lebih optimal.

 

Dibandingkan instrumen investasi yang lain, DPLK adalah kendaraan yang paling pas untuk memastikan ketersediaan dana pekerja di saat pensiun. Agar dapat memenuhi kebutuhan biaya dan gaya hidup di masa pensiun. Karena DPLK memang diadakan dan diselenggarakan untuk program pensiun. Khusus untuk keperluan masa pensiun, DPLK dapat menjadi solusi keuangan bagi pensiunan atau ahli waris/keluarganya.

 

Survei membuktikan bahwa diperlukan dana 70%-80% dari gaji terakhir untuk hidup sejahtera di masa pensiun. Sementara program wajib yang ada seperti JHT tidak mencukupi. Maka diperlukan program tambahan untuk masa pensiun atau hari tua seperti program pensiun DPLK.

 

Seberapa penting program pensiun DPLK? Jawabnya sangat penting. Khususnya bagi mereka pekerja yang peduli terhadap masa pensiunnya sendiri. Hanya dengan menyetor iuran secara rutin per bulan dalam jumlah yang terjangkau, setiap peserta akan mendapat tax benefits + pengembangan dana melalui pilihan investasi yang dipilih. Jika itu berlangsung dalam kurun waktu yang lama, maka dana DPLK-nya tentu dapat memenuhi 70-80% dari gaji terakhir.

 

Program pensiun DPLK, tentu menjadi tidak penting bagi pekerja atau perusahaan yang "tidak memikirkan" masa pensiun. Orientasinya hanya sebatas "masa bekerja" setelah itu biarkanlah ...

 

Faktanya, banyak pekerja mendambakan hari tua yang nyaman, masa pensiun yang sejahtera. Sudah barang tentu, kondisi itu bisa diperoleh hanya melalui program pensiun DPLK. Maka, bersegeralah untuk memiliki program pensiun DPLK sejak dini....

Karena masa pensiun yang sejahtera, terletak pada kesadaran diri kita sendiri ... #LiterasiPensiun #YukSiapkanPensiun #SadarPENSIUN

Ikuti tulisan menarik Syarif Yunus lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler