Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Nasional  
Politik
indonesiana-tempoid-default
Syafaruddin  
Senin 16 April 2018 10:54 WIB
Dibaca (608)
Komentar (0)

H. Mularis, Kemisikan, Infrastruktur membelenggu Palembang

indonesiana-1._Syaidina2_.jpg

PALEMBANG - Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), sejak pukul 11.00 wib, hari Minggu, 15 April 2018, berbondong-bondong mendatangi pelataran Benteng Kuto Besak disebelah Barat jembatan Ampera seberang ilir, untuk menghadiri kampanye akbar Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang, H.  Mularis Djahri dan H. Syaidina Ali.

Hingga acara kampanye dimulai sekitar pukul 14.00 wib, pelataran Benteng Kuto Besak terletak ditepian perairan sungai Musi itu bagaikan lautan manusia dihiasi bendera partai pendukung Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partei Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Sementara diatas panggung terlihat pucuk pimpinan partai pendukung, antaralain, Wakil Ketua Umum dan Sekretaris DPP Partai Hanura, Adi Warman dan Syarifudin Sudding, sejumlah pucuk pimpinan DPW PPP dan DPD Golkar Sumsel.

H. Mularis dalam orasi kampanyenya mengungkapkan, ada 4 masalah pokok yang dihadapi Kota Palembang saat ini, pertama pengangguran dan kemiskinan, kedua masalah infrastruktur, ketiga Sungai Musi yang kumuh dan mengancam terjadinya banjir apabila hujan dibarangi air pasang dan ke 4 kesemarautan kota ini.

Masalah pengangguran dan kemiskinan, kalau dilihat dari pertumbuhan ekonomi Kota Palembang diatas rata-rata pertumbuhan Provinsi dan nasional, yaitu 5,7 persen, rasanya pengangguran dan kemiskinan, kalaupun masih ada, tapi jumlahnya tentu sedikit.

Tapi paktanya, angka pengangguran masih cukup tinggi, mencapai sekitar 170.000 jiwa. Banyaknya pengangguran itu ber-arti masih banyak warga miskin, mereka tidak mampu membiayai pengobatan apabila sakit dan membiayai pendidikan anak-anaknya, sehingga masih banyak anak-anak putus sekolah.

Masalah kedua, lnfrastruktur pokok yang sama-sama kita rasakan sepertinya luput dari perhatian misalnya, ada selokan airnya tidak mengalir, jalan, teruama dipemukiman banyak yang rusak, instalasi air bersih termasuk listrik masih sering mengalami kerusakan.

Masalah ketiga, Sungai Musi yang indah duhulunya dikenal sebagai Venesia dari timur, kini jadi kumuh dan saat air pasang dibarangi hujan deras mengancam mendatangkan banjir. Masalah keempat, Palembang sebagai ibukota Provinsi, kian semerawut, macet terjadi dimana-mana, banjir menggenangi pemukiman dan sampah  berserakan.

Kondisi kota seperti itu memalukan, apalagi Palembang akan menjadi tuan rumah pesta olahraga Asian Games 2018, katanya.

Untuk mengatasi kesemua itu, kami menawarkan visi “menuju Palembang Baru, Cerdas Kotanya,  Sejahtera  Warganya dan untuk mewujutkan visi itu, akan kami lakukan melalui misi 10 program pokok yang akan kami jadikan prioritas, antara lain program “Focus Pada Pengembangan Usaha Kecil dan Mikro, yang akan menumbuhkan setiap 1 rukun tetangga, 4 pengusaha kecil dan mikro, katanya.

Termasuk Palembang Smart City, kota yang maju, beradab dan seluruh warga kota ini merasakan kesejahteraan dan keadilan dan cerdas kotanya, kita akan upayakan penggunaan teknologi digital dalam semua layanan pemerintahan, terutama bidang pendidikan, kesehatan, transportasi, infrastruktur dan lingkungan hidup.

Palembang Baru kelak, adalah mampu mensejahterakan warganya, mampu memenuhi kebutuhan dasar warga, baik sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, akses lapangan pekerjaan dan meningkat daya beli masyarakat.

Sebelum kampanye berlangsung, Calon Walikota dan Wakil Walikota Mularis Djahri dan Syaidina Ali Wakil Ketua Umum dan Sekretaris DPP Partai Hanura, Adi Warman dan Syarifudin Sudding, sempat melakukan Press Confrence kepada wartawan di pelataran Benteng Kuto Besak.

Ia menyampaikan visi dan misi program yang akan dilakukannya apabila mereka terpilih menjabat Walikota dan Wakil Walikota Palembang, diantaranya menjelaskan secara rinci program unggulan setiap 1 rukun tetangga, tumbuh 4 pengusaha.

Program itu akan mempercepat mengatasi jumlah angka pengangguran yang setiap tahun mengalami peningkatan dan akan mengurangi jumlah penduduk miskin, termasuk menyangkut kriminalitas perkotaan. Narkoba.

-SYAFARUDDIN




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.