Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Ruangbaca  
Puisi
indonesiana-syarifuddin
Syarifuddin Abdullah
Rabu 12 September 2018 10:57 WIB
Dibaca (1111)
Komentar (0)

Dia yang Membalas dengan Bahasa Diam

indonesiana-2018-09-12_Dia_yang_Membalas_dengan_Bahasa_Diam.jpg

Dia yang dihormati sambil terus dicemooh, membalas dengan senyum mengejek.

Dia yang punya trah, tiap kali dicemooh dan dihina, membalas dengan bahasa diam.

Keputusannya bak sabda, yang jika pun salah, akan dibenar-benarkan oleh pengagumnya.

Banyak pemuka negeri diam-diam menghujatnya dalam ruang privat, bukan secara terbuka.

Aku masih kesulitan menikmati gaya tutur dan tampilannya, ketika hari ini, aku melihatnya dari jarak dekat.

Narasinya tak bernas, retorikanya artifisial, konstruksi logikanya tak berkelas. Ketulusannya meragukan.

Lalu aku sadar: tanpa syarat, jika mau, Tuhan berhak mutlak mengaruniai aura dan pengaruh kepada siapapun.

Syarifuddin Abdullah | 12 September 2018/ 02 Muharram 1440H

sumber foto: erabaru, diolah




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.