Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Dunia  
Amerika
indonesiana-tempoid-default
Herry Utomo 
Kamis 13 September 2018 03:20 WIB
Dibaca (1154)
Komentar (0)

Diaspora Join Parade Moge Harley di Milwaukee, Amerika

indonesiana-Cover_Pict_-Moge_HarleyDavidson_Milwaukee.jpg

Gemuruh lebih dari 6.000 moge Harley-Davidson di Wisconsin Avenue menandai parade akbar sebagai bagian dari Anniversary Harley-Davidson yang ke-115 di Milwaukee, Amerika Serikat. Parade moge ini berlangsung Minggu sore, 2 September 2018. Tak kurang dari 300 riders moge Indonesia yang berasal dari tanah air dan berbagai kota di Amerika Serikat yang tergabung dalam Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) hari itu bertandang ke Milwaukee. Tujuan aktifitas ini adalah untuk lebih mengenalkan Indonesia, terutama dalam kancah moge bergengsi ini.

 

Di tengah-tengah persiapan pemberangkatan parade, tim HDCI yang dipimpin oleh mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn.) Drs. Nanan Soekarna menampilkan atraksi tarian yang dipaket dalam gaya rider moge dan nyanyian yang dilengkapi dengan bendera dan symbol-simbolnya untuk perkenalkan Indonesia di perayaan moge yang bersejarah ini.

 

Kehadiran HDCI tak luput dari pemberitaan lokal dan publikasi formal internal Harley-Davidson. Misi dan tekad HDCI adalah untuk merakyatkan asosiasi moge Harley Davidson Indonesia dengan memperkuat solidaritas dan sinergitas, melalui enam nilai: ke dalam mencakup bersama, berkeluarga, serta bersaudara dan ke luar mencakup inklusif, horizontal, dan sosial. Ketua cabang HDCI di Amerika Serikat, Benny Tanurahardjo, yang berkedudukan di Los Angeles, mendukung misi dan tekad HDCI ini dan menggerakan riders diaspora di Amerika Serikat untuk ikut berpartisipasi di acara akbar ini. Rider diaspora di Amerika berasal dari berbagai kota dan negara bagian di AS dan Kanada, seperti Los Angeles, Seattle, New York, Orlando, Philadelphia, New Orleans, Ontario, dan lain-lain.

 

Keberadaan diaspora ini sangat stategis untuk membantu kegiatan semacam ini, karena diasporalah yang lebih kenal dengan kondisi dan tatacara setempat. Prof. Herry Utomo, presiden organisasi diaspora se-dunia (Indonesian Diaspora Network - United), yang juga menyempatkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini menyatakan bahwa walau mesti diakui peran diaspora dalam kegiatan ini masih sangat terbatas, tapi setidaknya ini sudah dimulai. Selanjutnya, peran ini akan ditingkatkan dengan membantu HDCI Amerika Serikat melalui pembangunan komunitas diaspora yang makin semarak dengan berbagai kepedulian dan interest termasuk dalam dunia moge ini. Di Amerika Serikat saja, ada lebih dari 300 ribu diaspora yang menyebar di berbagai kota penting. Mereka memiliki kemampuan yang tinggi di berbagai bidang keahlian dan profesi. Potensi hebat inilah yang sedang menjadi fokus perhatian IDN-United beserta National Chapternya di AS (IDN-USA) untuk digali dan dikembangkan sehingga mewujud menjadi kekuatan yang positif dan bagian dari diplomasi publik yang handal.

 

Harley Davidson mengekspor tak kurang dari 230.000 moge setiap tahun ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Tahun lalu, total revenue dari penjualan moge dan produk-produk sampingannya adalah US$. 4,9 billion dengan net profit lebih dari US$521 juta. Harley Davidson adalah produsen moge terdepan dan menawarkan ‘life style’ yang keren dengan penganut yang sangat setia. Indonesia adalah peserta terbanyak dari luar Amerika Serikat yang diundang oleh Harley Davidson di event ini. (Photos Courtesy of Harley Davidson; Greg Dwidjaya, and Herry Utomo).




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.