Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Gaya  
Kesehatan
indonesiana-tempoid-default
Miss Nindy
Rabu 10 Oktober 2018 17:05 WIB
Dibaca (154)
Komentar (0)

Komentar Donny Di Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

indonesiana-index_11.jpg

Jakarta – DPR RI Partai Nasdem Dapil Jateng III Donny Imam Priambodo memberikan komentarnya terkait peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang hari ini tengah diperingat (10/10/2018). Menurutnya, jiwa dan mental itu ibarat daya yang memberikan spirit bagi setiap kegiatan di kehidupan kita. Tanpanya, menusia tak lebih dari tulang berbungkus daging.

Terlebih di kota-kota besar yang tekanan mentalnya dua kali lebih berat dari pada daerah pedesaan. Otomatis masyarakatnya juga memerlukan kesehatan jiwa dan mental yang kuat pula. Misalnya Jakarta, kata Donny, merujuk pada data Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kemenkes, masyarakat Jakarta rentan sekali terkena sakit jiwa.

“Hal ini dikarenakan tekanan mental, psikologis serta emosional kota-kota besar seperti Jakarta cukup besar. Misalkan tekanan ekonomi, daya saing, atau tekanan lainnya,” jawab Donny saat dimintai keterangan di Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).

Persoalan kesehatan jiwa, lanjut Donny, juga masalah yang serius. Dia membeberkan data yang dirilis oleh WHO pada tahun 1990 yang mengatakan bahwa dari 10 masalah kesehatan utama yang menyebabkan disabilitas, 5 di antaranya adalah masalah kesehatan jiwa seperti depresi, alkoholisme, gangguan bipolar, skizofrenia, dan obsesif komplusif.

“Bahkan pada tahun 2020 mendatang, WHO menilai persoalan depresi akan menjadi penyakit urutan kedua dalam menimbulkan bebab kesehatan,” terang Donny.

Oleh karena itu, lanjutnya, sudah semestinya persoalan ini mendapat perhatian lebih baik dari pemerintah, maupun dari kalangan masyarakat itu sendiri. Sebelum nantinya persoalan jiwa dan mental ini meledak tidak terkendali. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?. (MN)




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.