Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Nasional  
Politik
indonesiana-tempoid-default
Ester Febrina 
Kamis 08 November 2018 21:13 WIB
Dibaca (83)
Komentar (0)

REALITAS PEMBANGUNAN DESA DI INDONESIA

           Menurut Bintarto, desa dapat diartikan sebagai perwujudan atau kesatuan geografi, sosial,ekonomi, politik, dan kultural yang terdapat disitu (suatu daerah) dalam hubungannya dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain. Sejalan dengan pengertian tersebut bahwa desa merupakan hal yang sangat pentng dalam keberlangsungan suatu negara, seperti negara Indonesia. Bagaimanapun, Indonesia adalah kumpulan dari ribuan desa, maka terlaksananya pembangunan di Indonesia juga harus meniscayakan pembangunan terhadap desa, karena desa adalah salah satu komponen atau tiang penyangga pembangunan negara Indonesia. Akan tidak mudah untuk mencapai sebuah kesejahteraan dan kemakmuran dalam pembangunan jika desa luput dari sasaran pembangunan.

            Anggapan bahwa desa sangat identik dengan kuno,tertinggal dan primitif sudah tidak tepat jika digunkan pada masa sekarang. Walaupun memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda dengan daerah wilayah perkotaan,namun secara perbandingan sebagian besar desa di Indonesia sudah tidak mengalami ketertinggalan dari perkotaan dikarenakan sudah merasakan pembangunan yang cukup signifikan. Dan berdasarkan realita yang terjdi saat ini, bahwa desa sudah tidak terlalu bergantung pada kota, dimana kota justru yang memiliki ketergantungan terhadap desa. Namun demikian, tidak semua desa di Indonesia sudah mengalami pembangunan, terutama desa tertinggal yang berada di daerah pedalaman sungguh jauh dari jamahan pembangunan dan pembaharuan desa. tidak dapat dipungkiri proses pembanguna sarana dan prasarana adalah hal yang terutama dalam mengembangkan sebuah desa, karena akan menjadi sekedar bualan belaka saja jika pemerintah ingin memperhatikan dan mengembangkan desa tanpa adanya bangunan fisik seperti rumah ibadah, sekolah, balai desa, koperasi, kantor pemerintahan desa dan yang lainnya.

            Realitas inilah yang harus segera disadari, bahwa desa harus menjadi titik epicentrum dari sebuah pembangunan nasional. Jika tidak, maka ketimpangan antara desa dan kota sampai kapanpun tidak akan pernah selesai sebab masyarakat yang tinggal di desa jauh lebih banyak jumlahnya  dari masyarakat yang tinggal di perkotaan. Bahkan sebagian besar masyarakat di Indonesia adalah mereka yang lahir dan menikmati hidup di desa, sehingga sangat penting untuk menjadikan desa sebagai sebuah pemanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Dan hal tersebut bukanlah hal yang gampang jika tidak diberdayakan secara optimal, perlu kerjasama dari semua pihak untuk mencapai cita-cita sebuah kemerdekaan. Dalam pelaksanaan pembangunan keterlibatan masyarakat sangatlah perlu dilakukan karena dengan adanya partisipasi masyarakat  maka dalam proses perencanaan dan hasil program akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

            Selain partisipasi masyrakat,hal yang menjadi perhatian dalam pembangunan desa adalah kenerja penyelenggara kekuasaan dan birokrasi  pemerintah yang harus bisa diandalkan oleh masyarakat desa.dengan adanya tindak penyelewengan atau pelanggaran oleh penguasa maka masyarakat akan semakin ragu dan mengalami kerugian sehingga  tidak bisa mengandalkan kinerja pemerintah, pembangunan desa hanya menjadi sekedar mimpi disiang bolong jika pemerintah tidak mendukung secara penuh.pemerintah perlu disiplin dan bersikap tegas terhadap komponennya agar penyelenggaraan pembangunan desa dapat berjalan dengan baik karena sebagaimanapun desa menginginkan perubahan kearah yang lebih baik tentu harus didukung secara langsung oleh pemerintah agar tercapai harapan dan tujuan bersama untuk memajukan dan mensejahterakan negara Indonesia.

            Salah satu contoh yang harus segera memerlukan pembaharuan adalah pendidikan desa.karena berdasarkan realita dimana generasi muda didesa memilih pergi merantau kekota dan meninggalkan desa. Hal ini cukup menjadi persoalan karena yang tinggal di desa hanya kaum orang tua, padahal sesungguhnya generasi mudalah yang akan memajukan desa tersebut. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan mutu pendidikan di desa agar kaum muda dapat memperoleh pendidikan formal yang bagus dan memadai. Salah satu contoh peningkatan mutu pendidikan tersebut adalah pemerintah memberikan wajib belajar 9 tahun secara gratis dan memberikan beasiswa bidikmisi bagi mahasiswa tidak mampu dari desa agar mereka bisa melanjutkan pendidikan hingga lulus dari perguruan tinggi.

            Peningkatan pendidikan tersebut tentu menjadi salah satu cara pemerintah dalam membangun desa,dengan dibentuknya generasi muda dari desa menjadi cerdas dan berpendidikan maka mereka akan kembali ke desa dan mengembangkan desa mereka untuk lebih maju dan makmur. Mereka tidak perlu pergi kekota untuk mencari pekerjaan, tetapi dengan pengembangan desa maka mereka akan dengan mudah memanfaatkan segala bentuk kekayaan yang ada dalam desa tersebut, seperti pembuatan lapangan kerja baru bagi masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada didesa,pemanfaatan sumber daya alam dengan baik tanpa menghabiskan namun masih memperhatikan generasi di masa depan, dan contoh yang menjadi tren sekarang adalah pemebentukan desa pariwisata dengan memanfaatkan kearifan lokal dan ciri khas dari desa tersebut,sehingga desa-desa akan menjadi mandiri dan tidak terlalu bergantung pada bantuan pihak luar. pembangunan desa menjadi desa mandiri tentu menjadi impian negara Indonesa, sebab jika semua desa secara bertahap mengalami pembangunan tentu akan berdampak secara kesuluruhan bagi bangsa Indonesia yang lebih maju,makmur dan sejahtera.




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.