Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Metro  
Kriminal
indonesiana-tempoid-default
Salva 
Senin 03 Desember 2018 10:17 WIB
Dibaca (230)
Komentar (0)

Stop Kekerasan Anak dalam Usia Dini

indonesiana-mahasiswa-memerangi-kekerasan-terhadap-anak-ideapers.com_.jpg

TEMPO.CO, Jakarta - Menurut data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, jumlah perempuan dan anak yang mengalami kekerasan naik sehingga dibutuhkan edukasi masyarakat untuk membantu mengentaskan rantai kekerasan terhadap anak.

Dilansir dari data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla, pada 2016 jumlah kasus kekerasan tercatat 11.723 kasus. Sementara, pada 2017 sebanyak 17.099 kasus. Selisih kenaikan angka kekerasan dari 2016 ke 2017 menjadi 5.376 kasus.

Akibatnya fatal jika , terus menerus melakukan kekerasan pada anak , nak itu bisa jadi keras juga terhadap lingkungannya , contohnya di rumah , jika dari orang tua si anak melakukan tindakan kekekrasan maka otomatis si anak selalu berpikir keras , dan l=malah bisa jadi tekanan diri ia sendiri menjadi keras dan mudah marah. Ada juga efek dari kekerasan maka anak itu akan terlihat lebih murung , takut pada keadaan dan juga takut pada orang di sekitarnya.

Apasih untungnya melakukan kekerasan pada anak ? bukan malah dapat efek jera dari anak itu tapi gangguan psikologi dia malah lebih down , dan mudah terpuruk oleh keadaan dia. Jika si anak itu tidak mau di bilangi di beritau , jangan sampai di marahi , kasih dia pengarahan secara benar , jangan malah di kerasi. Dan juga kasih tau mana yang bener mana yang salah , namanya juga anak kecil rasa ingin taunya tinggi. Jadi , himbauan bagi para orang tua , jangan sampai melakukan tindakkan kekerasan karena anak itu adalah anugerah dari tuhan .




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.