Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

indonesiana-tempoid-default
Ahmad Irso Kubangun 
Jumat 12 April 2019 11:52 WIB
Dibaca (87)
Komentar (0)

Karena Indonesia, Rumah Kita!

indonesiana-Jelang-Pemilu-2019-Menhan-Kembali-Ingatkan-Prajurit-TNI-di-Jajaran-Kodam-Jaya-Untuk-Jaga-Netralitas-doc.Menhan-ivoox_.id__1.jpg

Sebagai prajurit sejati. Membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai macam ancaman yang menghadang. Maka, itu adalah harga mati. Prajurit TNI adalah garda terdepan, sebagaimana yang menjadi pesan perjuangan dari the founding father kita.

TNI berjuang untuk rakyat, bangsa dan negara. Berlindung dalam satu atap. Yakni Indonesia. Rumah kita bersama. Sebab, jati diri dari prajurit TNI sejatinya adalah jati diri sebagai rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, serta tentara professional. Jati diri itu, untuk mencerminkan pola pikir dan pola tindak dari para prajurit.

Begitulah pesan dari Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu dalam memberikan pembekalan kepada prajurit TNI beberapa waktu lalu.

Pesan tersebut bukanlah pesan berpolitik, bukan juga pesan dalam melihat momentum. Karena Menteri Ryamizard menyadari, Indonesia sebagai rumah kita bersama harus perlu dijaga kapanpun.

Benar apa yang dikatakan Menteri Ryamizard. Bahwa satu-satunya milik nasional Republik Indonesia yang tidak pernah berubah-rubah meskipun menghadapi segala macam soal dan perubahan, hanyalah Tentara Nasional Indonesia.

Secara konsep dan filosofinya. Pesan moril itu lahir dari jiwa kepemimpinan dari Panglima Besar Jenderal Sudirman. Tidak ada dikotomi antar TNI, baik TNI aktif maupun TNI Purnawirawan. TNI adalah TNI. Jiwa raga dan semangat keprajuritannya tetap berkobar sepanjang masa.

Dalam pidatonya itu. Menteri Ryamizard tidak pernah berhenti mengingatkan para prajurit akan pentingnya menjalankan amanah dan pesan-pesan dari Jenderal Sudirman. Panglima besar yang amat dicintai keluarga besar prajurit ini harus dijadikan sebagai acuan dan referensi idealisme jati diri prajurit TNI.

Ryamizard Ryacudu kembali mengutip pesan Jenderal Sudirman : “Kami Tentara Republik Indonesia akan timbul dan tenggelam bersama negara”. Pesan yang berkobar-kobar ini, mengingatkan bahwa Indonesia adalah rumah kita. Sejengkal pun tanah pun harus kita perjuangkan. Itulah hakekat mencintai Indonesia.

Olehnya itu. Satu-satunya kewajiban dari para prajurit ialah, mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Disamping itu. Kedisiplinan, keteguhan dan kepatuhan terhadap pimpinan merupakan kekuatan besar dari suatu negara.

Apa yang disampaikan Menteri Ryamizard ini sebagai refleksi kepada kita semua. Tidak hanya para prajurit TNI, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, untuk turut serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara yang kita cintai ini.

 




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.