Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Nasional  
Nasional
indonesiana-Iwan Sumantri
Iwan Sumantri 
Minggu 31 Januari 2016 15:15 WIB
Dibaca (3341)
Komentar (0)

Omjay, Sang Guru Penyebar Virus Menulis Setiap Hari

indonesiana-one_omjay.JPG

"Semula saya tak percaya bisa menulis setiap hari. Namun karena saya memiliki komitmen tinggi untuk menulis setiap hari, maka lahirlh tuisan-tulisan yang tak pernah sepi dari pembaca. Dengan konsentrasi yang tinggi pula saya berupaya keras untuk menulis dengan gaya bahasa sendiri. Tidak copy paste dan meniru gaya orang lain menulis."

Itulah penggalan kalimat OMjay di bukunya "Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang terjadi", sebuah buku yang saya miliki dan menjadi inspirasi saya dalam dunia tulis menulis yang sedang saya pelajari saat ini.

OmJay? Siapa sih dia?

Jika kita seorang blogger dan rajin serta suka menulis di internet tentunya tak asing lagi ketika mendengar nama "Omjay". Hampir setiap saat tulisan Omjay menghiasi dunia maya dengan media sosialnya FB,Twitter,blog,kompasiana,komunitas sejuta guru ngeblog,IPGI,KSGN dan media lainnya.

Disela-sela guru gaptek dan minus dalam kemampuan dunia tulis menulis, Omjay hadir bagaikan pelita yang menyinari para guru di negeri ini untuk belajar dan bisa menulis. Banyak kegiatan yang Omjay prakarsai seperti : TWC (Teacher Writing Camp); Komunitas Sejuta Guru Ngeblog, Pelatihan Penulisan PTK (Penelitian Tindakan Kelas),komunitas Guru Era Baru (Guraru), dan aktifitas lainnya.

Beliau sosok seorang guru "Sang Penyebar Virus Menulis bagi guru-guru di negeri ini. Banyak dan tak terhitung para guru di negeri ini yang sudah terkena "Virus Menulis dan Menghasilkan buku dari dampak virus menulis setiap harinya, salah satu korbannya adalah saya.

Ketika Bersama Omjay di Seminar Nasional TIK 2015

Saya mengenal Omjay, sejak aktif di dunia maya dan suka belajar menulis di blog sampai sekarang. Terakhir bisa jabat tangan di kegiatan Teachers Writing Camps (TWC 5) pada tanggal 24 sd 26 Desember 2015 di UNJ.

Dahsyat sekali virus menulis yang Omjay sebarkan pada aktifitas sehari-hariku selaku guru. Dengan motto "Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang Terjadi", telah mempengaruhi dan memberikan inspirasi pada kegiatan menulis yang saya lakukan saat ini. Berkat Omjaylah saya bisa belajar membuat buku yang ber-ISBN dan bisa membantuku dalam kenaikan pangkat/golongan bagi guru PNS seperti saya.

Lewat buku karya Omjay dan status setiap hari di media sosial, telah memberikan kontribusi pemahaman pada diri saya dan juga para guru di negeri ini, bagaimana pentingnya dunia tulis menulis. Ajakan (Virus Menulis) Omjay dapat menyulut kecenderungan yang dapat mewujudkan secara nyata potensi guru menjadi kenyataan dalam menulis.

Di era digital dan kemajuan teknologi, guru dituntut untuk mengoptimalkan kompetensi pedagogik,kepribadian, sosial dan profesionalnya. 

Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik,mengajar,membimbing,mengarahkan, melatih,menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Untuk melaksanakan tugasnya secara professional, seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif, tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa, keluarga maupun masyarakat.

Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional, maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global.

Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi, baik pada tataran nasional, regional, maupun internasional.

Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memperdayakan guru terutama bagi mereka yang berprestasi. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen , pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa : “ Guru berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghrgaan”.

Sosok guru seperti Omjay inilah yang diharapkan hadir di negeri ini, tak salah jika saya memberikan apresiasi yang tinggi pada beliau.

Omjay yang memiliki nama asli Wijaya Kusumah, lahir di Jakarta, 28 Oktober 1970.Menyelesaikan pendidikan S-1 di IKP Jakarta pada jurusan Teknik Elektro (1990-1994).Telah menyelesaikan S-2 pada program study Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNJ (2010), dan sekarang sedang menunggu kelulusan S-3 Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNJ Jakarta. Sejak 1992 hingga saat ini berkarier sebagai pengajar bidang study Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP Labshool Jakarta.

Beberapa karya ilmiah Omjay yang ditulis untuk tingkat nasional: Proses Pembelajaran Berbasis ICT di kelas,akselerasi dalam meningkatkan Imtak-Iptek secara terpadu (2006),Peningkatan Imtak Siswa Berbasis Proses Pembelajaran Word melalui CTL &Portofolio (2007),Peningkatan Kualitas Pembelajaran Internet di Kelas Akselerasi dengan Metode CTL & Penilaian Portofolio (2007),Menjaga Sekolah Agar Unggul (2008),Meningkatkan Minat & Kreatifitas Menulis Siswa Akselerasi melalui Pengelolaan Blog di Internet (2009),buku Yuk Kita Nge-blog ! (2009), dan Buku TIK 7,89 SMP (2009), Buku PTK dan buku lainnya, bukti Omjay sosok guru atau orang (figur) yang harus jadi inspirasi bagi semua orang di negeri ini.

Demikian, sekilas tentang Omjay Sang Penyebar Virus Menulis Setiap Hari, mengakhiri tulisan ini saya sampaikan sebuah motto hidup Omjay: Kejujuran Kunci Keberhasilan dan Kesuksesan. Semoga bisa memberikan pencerahan dan menginspirasi para guru dan kita semua.

#Tempo45

 




Berikan Nilai
TOTAL NILAI : 5

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.