Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Bola  
Liga Italia
indonesiana-tempoid-default
Nurdin Saleh
Jumat 03 Januari 2014 15:34 WIB
Dibaca (3918)
Komentar (1)

Berhentilah Pamer Otot, Balotelli!

indonesiana-Balotelli.jpg

Cesare Prandelli tak kuasa menahan kesal. Saat Mario Balotelli keluar dari lapangan, di tengah pertandingan Italia melawan Meksiko dalam turnamen Piala Konfederasi kemarin dinihari, Prandelli langsung menyemprotnya. Keduanya pun sempat terlihat adu mulut di pinggir lapangan Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, itu.

 

Seusai pertandingan, pelatih 55 tahun tersebut kembali mengutarakan kekesalannya.  “Kami sudah bicara banyak dengan dia,” katanya. “Semua orang tahu betapa berototnya dia. Dia tak perlu lagi membuka bajunya untuk memamerkan itu kepada semua orang.”

 

Aksi pamer otot itu dilakukan Balotelli pada menit ke-78 setelah mencetak gol yang memastikan skor menjadi 2-1. Ia merayakan golnya itu dengan cara membuka baju, lalu berpose bak binaragawan memamerkan perutnya yang berotot. Karena aksinya tersebut, pemain AC Milan itu pun kemudian diacungi kartu kuning oleh wasit Enrique Osses.

 

Itu memang bukan selebrasi pamer otot pertama yang dilakukan Balotelli. Sebelumnya, ia juga selalu mendapat kartu kuning dari wasit karena ulahnya tersebut. Tapi kartu kuning kali ini membuat  Prandelli jengkel. Maklum, tiap dua kartu kuning dalam turnamen akan berbuah larangan berlaga satu pertandingan. “Ia harus berhenti menunjukkan ototnya, karena setiap kartu dihitung,” katanya.

 

Balotelli sebelumnya juga sempat disemprot Prandelli setelah mendapat kartu merah saat Italia ditahan Republik Cek tanpa gol dalam laga kualifikasi Piala Dunia bulan lalu. Prandelli mengatakan, setelah laga melawan Italia itu, Balotelli sudah meminta maaf dan mengaku tak tahu soal aturan kartu kuning itu.

 

Hal itu dibenarkan pemain berjulukan Super Mario tersebut. “Saya tak tahu aturan itu. Saya tak akan melakukannya lagi,” kata mantan pemain Manchester City itu.

 

Sebelum Balotelli mencetak gol, Italia sempat unggul lewat gol tendangan bebas Andrea Pirlo pada menit ke-23. Tapi Meksiko sempat menyamakan kedudukan lewat gol penalti Javier Hernandez pada menit ke-34. Balotelli menilai timnya tampil hebat dalam laga itu. “Rasanya luar biasa, dan penonton pun luar biasa,” katanya. “Saya tak peduli tentang wasit, yang terpenting kami menang. Bila kembali menang di laga berikut, kami akan lolos.”

 

Italia dan Brasil kini sama-sama mengemas nilai 3 di Grup A. Dalam laga berikutnya, 19 Juni mendatang, Italia akan melawan Jepang, sedangkan Brasil melawan Meksiko.

 

Meski Balotelli menyebut penonton di dalam stadion luar biasa, tapi di luar stadion, sebelum pertandingan, sempat terjadi demonstrasi oleh sekitar 500 orang yang memprotes besarnya biaya yang harus dikeluarkan pemerintah Brasil untuk menggelar Piala Konfederasi dan Piala Dunia. Polisi pun sempat menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan mereka. Demonstrasi itu merupakan yang kedua kali dalam dua hari berturut-turut.

 

AP | Reuters | Nurdin

 

 




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.