Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Bola  
Liga Spanyol
indonesiana-tempoid-default
Reza Maulana
-
Jumat 03 Januari 2014 15:38 WIB
Dibaca (3706)
Komentar (0)

Mourinho Dicaci, Mourinho Dipuji

indonesiana-mourinho.jpg

Jose Mourinho menegaskan perannya sebagai tokoh protagonis di Real Madrid. Dia tidak mendampingi Gonzalo Higuain cs pada saat memasuki lapangan Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, kemarin. Begitu juga saat pembawa acara menyebut namanya dalam pertandingan melawan Osasuna, sekaligus penutup La Liga 2012-2013 itu. Yang muncul cuma cemoohan dari berbagai sudut stadion berkapasitas lebih dari 80 ribu itu.

 

Setelah kick-off, barulah pelatih asal Portugal itu nongol dari lorong. Mat kodak dan kamerawan televisi berhamburan untuk mendapatkan gambar terakhir Mourinho di Bernabeu. Raut mukanya menunjukkan penolakan atas kegaduhan di tepi lapangan itu dan wasit Perez Lasa menghentikan pertandingan selama beberapa menit.

 

Mourinho berkukuh meminggirkan idola publik Bernabeu, Iker Casillas. Padahal kiper sekaligus kapten tim nasional Spanyol itu sudah sembuh dari cedera dan Diego Lopez--kiper cadangan yang Mou jagokan--sedang dioperasi. Dia memilih Antonio Adan, yang baru 7 kali main sejak masuk tim senior tiga tahun lalu, dan Jesus Fernandez sebagai kiper sekondan.

 

Hal itu membuat semakin banyak suporter yang mencemooh Mourinho. Toh, Madrid menang 4-2 berkat gol Higuain, Michael Essien, Karim Benzema, dan Jose Callejon. Gol Osasuna dicetak Roberto Torres dan Alvaro Cejudo.

 

Seusai pertandingan, beberapa jam sebelum masa kerjanya habis--Presiden Madrid Florentino Perez memangkas kontraknya yang berakhir tahun depan menjadi 1 Juni 2013--Mourinho memberi pernyataan di situs Real Madrid. "Saya berterima kasih pada fans atas dukungan mereka dan saya menghormati kritikan yang masuk," ujar pelatih yang membawa Porto dan Internazionale sebagai kampiun Eropa itu. "Hala (maju terus), Madrid!"

 

Pembelaan datang dari Alvaro Arbeloa. "Mourinho memberikan semuanya untuk Madrid," ujar pemain bertahan 30 tahun itu. "Para pemain, termasuk saya, tidak menunjukkan komitmen yang sama." Menurut dia, Madrid melewati musim ini tanpa gelar akibat pemainnya kurang dewasa dalam menghadapi tekanan.

 

Gelandang Jose Callejon memasang foto saat bersama sang pelatih di Instagram. "Dua tahun yang tak terlupakan," kata dia. "Terima kasih, pelatih!"

 

Mourinho mengakhiri kariernya di Madrid dalam bisu. Seusai pertandingan, dia ngeloyor ke lorong. Namun, barisan Ultras--pendukung garis keras--Madrid yang biasa mangkal di tribun selatan Bernabeu pantang beranjak.

 

Mereka terus bertepuk tangan memanggil sang pelatih. Terpampang spanduk bertulisan "Terima kasih Mourinho atas perjuanganmu di klub ini" dan "Kami mencintaimu, Mou". Lima belas menit kemudian, pria 50 tahun itu pun nongol. Para anggota Ultras itu bergantian memeluknya dan bergambar bersamanya.

 

MARCA | INDEPENDENT | REZA MAULANA




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.