Have an account? Register Now!

Forgot your password?

Forgot your username?

Home Metro  
Layanan Publik
indonesiana-rini andriayani
Rini Andriayani 
Sabtu 05 November 2016 14:07 WIB
Dibaca (3445)
Komentar (0)

Sampah TPA Cipeucang untuk Ibu Airin Rachmi Diany

indonesiana-TPA_Cipeucang_1.jpg

SAYA warga sekitar TPA Cipeucang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, merasa teramat kecewa dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. Janji Pemkot untuk mengatasi bau sampah hanya janji manis. Terbukti, hingga kini TPA Cipeucang masih terus beroperasi dan sangat mengganggu kenyamanan warga.

Bau sampah dari TPA Cipeucang dalam beberapa tahun terakhir semakin menganggu pernafasan dan kesehatan penduduk sekitar. Apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini, air dari pembuangan sampah terus mengalir ke sekitar lingkungan rumah penduduk. Sebagai ibu dengan dua anak yang masih kecil, tentu sangat khawatir dengan kesehatan anak-anak saya.

Tanah becek berbau busuk dan tumpukan sampah yang makin tidak terkendali membuat tempat bermain anak-anak hilang, lingkungan menjadi kumuh, sangat tidak nyaman.

Saya dan ratusan warga sudah berulangkali secara tegas menyatakan menolak pembangunan TPA Cipeucang. Jalur diskusi dengan anggota DPRD dan instansi terkait juga sudah kami lakukan. Terakhir, warga berunjuk rasa, Rabu (2/11) untuk menuntut Pemkot mengatasi bau sampah yang selama ini mengganggu (Kompas, Kamis, 3/11-2016).  Namun, tampaknya aspirasi warga tak kunjung didengar.

Menutup TPA Cipeucang tentunya menjadi jalan terbaik. Warga hanya menginginkan hidup nyaman tanpa ketakutan dari penyakit pernafasan dan kulit. Anak-anak dapat bermain di lingkungan sehat.

Ibu Wali Kota Airin, tolong dengarkan keluhan kami. Sampai kapan warga harus hidup di antara sampah?

 

Rini Andriyani

rinrin@andri@gmail.com

Serpong, Tangerang Selatan

 

sumber gambar: bantenpos

 




Berikan Nilai
TOTAL NILAI :

Disclaimer

Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan kelompok usaha PT Tempo Inti Media Tbk.